Monday, December 18, 2017

[Movie] - Wonder



picture credit 2017 Lionsgate Entertainment Inc. All Rights Reserved.

"When given choice between being right or being kind, choose kind"
Remarkable quotes dari film "Wonder" ini sekiranya menyimpulkan isi film secara keseluruhan. Kemarin (18/12), Saya suami dan Alyaka nonton film ini di Solo Paragon. Kebetulan satu-satunya bioskop yang menayangkan Wonder cuma ada di sana. Saat yang lain heboh Star Wars, saya yang ga ngikutin milih untuk nonton film ini.

Sebernernya pertama kali tertarik saat lihat postingan seliweran di Instagram tentang betapa film ini jadi 'must-watch' banget. Lalu, temen Mas Haf, Mba Della, juga sempet bikin quotes di atas jadi caption. Tambah penasaran saya, apa bener film ini se-menyentuh itu.

Lalu setelah hampir dua jam di dalam bioskop, saya berhasil keluar dengan mata sembab. Itu pun udah ditahan-tahan karena males diledekin suami haha. 

Menurut saya, semua orang setidaknya harus nonton satu film di sepanjang hidup mereka yang menanamkan kebaikan dan mengubah cara pandang kita akan suatu hal, dan Wonder sukses melakukan itu kepada saya.

Menceritakan tentang Auggie Pullman yang memiliki kelainan sejak lahir, Ibunya akhirnya memutuskan Auggie untuk masuk ke sekolah swasta setelah home schooling dari kecil. Tentu hal ini menjadi tantangan untuk Auggie, menghadapi teman sebayanya yang pasti akan memperlakukannya dengan berbeda. Di akhir cerita, kebaikan hati Auggie akhirnya bisa menginspirasi banyak orang lain untuk berbuat sama.

Ceritanya bagus, menyentuh dan punya moral value yang tinggi. Ternyata, sutradaranya adalah Stephen Chbosky. Saya saat pertama lihat credit title sempet bilang ke suami, "Eh ini sutradaranya The Fault in Our Stars sama The Perks of Being Wallflower" tapi ternyata bukan, cuma author & director of The Perks of Being Wallflower aja.

Storylinenya punya banyak POV, yaitu dari sisi Auggie, Via (kakak Auggie), Jack Will (Teman sekelasnya), dan Miranda (Teman Via). Tapi dijamin ga bakal pusing karena transisi antar POV-nya ga begitu jumping (?). Buat saya selain cerita Auggie yang menyentuh, persahabatan Auggie dan Jack Will yang diceritakan dari sudut pandang Jack Will sukses bikin saya remuk. Mungkin, karena saya bisa relate cerita tentang punya tekanan sosial saat SMP dan menjadi berbeda itu sulit saat kita dituntut untuk blend in (refer ke cerita bullying yang saya alami saat SMP oleh teman sekelas). 

picture credit 2017 Lionsgate Entertainment Inc. All Rights Reserved.

"Courage, Kindness, Friendship, Character. These are the qualities that defines us human beings, and propel us, on occasion, to greatness"

Overall, film ini menutup 2017 saya dengan manis. Dan siap-siap menyambut 2018 dengan optimisme tinggi. 

No comments:

Post a Comment